Pages
▼
Monday, 21 December 2015
Sembarangan
SEMBARANGAN. Waktu saya masih kecil saya diajar bahwa menyebut nama Allah dengan sembarangan adalah saat kita mengucapkan sumpah kosong atas nama-Nya, atau latah menyebut nama-Nya begitu saja. Itu juga yang masih saya ingat hingga sekarang. Namun beberapa hari lalu, dalam sebuah renungan, saya mendapatkan contoh yang lain. Saat saya menggunakan nama Allah demi memenangkan sebuah perdebatan, itu sudah menodai nama-Nya. Demikian pula saat saya mencomot ayat-ayat tertentu di luar konteks demi mendukung “kebenaran” saya sendiri, saya sudah menyalahgunakan nama-Nya. Sujiwo Tejo pernah berujar “Menghina Tuhan tak perlu dengan umpatan dan membakar kitab suci-Nya. Khawatir besok kamu tak bisa makan saja itu sudah menghina Tuhan.” (21 December 2015).
No comments:
Post a Comment