Pages

Sunday, 14 December 2014

Tegar

TEGAR. Melihat sang pemimpin tadi, saya merasakan ketegaran berbalut semangat untuk memberikan apa yang masih dapat diberikan kepada Junjungannya. Langkah perlahan setapak demi setapak berusaha menahan badan yang mulai renta, suara terbata yang sekuat tenaga dikeluarkan agar masih jelas terdengar. Struk yang menghunjam sekitar lima tahun lalu membuatnya tak memiliki kebebasan berbicara seperti layaknya orang sehat. Namun seperti pengakuannya, dia akan tetap menyuarakan kebenaran dan kabar baik selama sang Pemilik masih mengizinkan dia berkerja dan menghasilkan buah. Dia telah berhasil menghidupi tema yang ia kabarkan dari atas mimbar "Pemberita yang Rendah Hati."

No comments:

Post a Comment