Pages
▼
Friday, 12 December 2014
Hati
HATI. Tulisan saya bertajuk LEGA dua hari yang lalu rupanya menimbulkan pertanyaan di benak seseorang sehingga merespon di Facebook “Bagaimana menghampiri Sang Guru?” Saya menanggapi demikian “Lipat tangan, tutup mata, tekuk lutut” yang dia pahami sebagai berdoa. Sebetulnya bukan hanya berdoa, tetapi boleh juga ngobrol, bercakap-cakap dengan Dia yang mampu memberi kelegaan. Hari ini tiba-tiba saya teringat bahwa ada satu hal lagi untuk mendekati-Nya. Duduk dalam keheningan, dalam diam. Saya pernah mengalaminya. Kondisi ini memampukan saya untuk masuk ke dalam hati saya sendiri. Di situlah sumber segala hal, baik dan buruk dan dapat saya pilah. Namun yang terpenting, di situlah terpateri Firman-Nya. Tulisan Tangan-Nya.
No comments:
Post a Comment