Pages

Tuesday, 29 December 2015

Bahagia

BAHAGIA. Kata seorang periset di University of California Sonja Lyubomirsky "40 percent of our capacity for happiness is within our power to change." Kalau ini benar, berarti sebetulnya akan lebih banyak orang yang bahagia ketimbang yang sedih, murung atau nelangsa. Saya belum pernah baca ada statistik yang mengukur berapa jumlah orang yang bahagia dan berapa orang yang susah. Kita bisa lihat sendiri di lingkungan terdekat: rumah, tetangga, gereja, kantor. Mana yang lebih banyak atau dominan? Pertanyaannya, apakah mereka-mereka yang cenderung murung dan kelihatan bersusah hati tidak memanfaatkan kemampuan untuk menjadi bahagia yang 40 persen itu? Barangkali bukan itu alasannya. Periset lain mengatakan bahwa orang yang cenderung hidup nelangsa ternyata punya perilaku dan paradigma tertentu yang selalu dia pegang teguh sepanjang hidup mereka. Apa itu? Nanti kita bahas satu per satu, semoga saya ada waktu. Tidak banyak, hanya tujuh buah saja. (30 December 2015)

No comments:

Post a Comment