Pages

Sunday, 16 November 2014

Syukur

SYUKUR. Hari ini berenteng tema ucap syukur menyerbu pagiku. Dari bacaan pagi Buku Suci yang menyodorkan kisah seorang tokoh yang dari begitu berkelimpahan oleh seizin Allah dibuat miskin, anak-anaknya meninggal, hingga istrinya pun akhirnya mendorong dia untuk menghujat Allah. Ia menolak keras dengan berkata : "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" Ia hidup sekitar 2000 tahun Sebelum Masehi. Lalu saya dengar siaran radio pagi yang memuat kisah Santa Elizabeth, seorang ratu yang karena suaminya meninggal akhirnya diusir dari istana, hidup kelaparan dan kedinginan. Namun hatinya tetap tertuju kepada Allah. Sebelum meninggal di usia 24 tahun ia sempat mendendangkan sebuah lagu syukur. Ia hidup di abad ke 13. Dalam perjalanan ke kantor, sebuah radio swasta nasional memuat siaran motivasi dengan tema bersyukur dalam segala hal. Ya, cukuplah. Syukur adalah sikap hati. Tema ini sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Maka sikap hati saya adalah pasti bahwa kalaupun Allah juga memberikan hal yang buruk, saya akan berusaha untuk tetap bersyukur.

No comments:

Post a Comment