Pages

Tuesday, 28 February 2017

Rabu Abu

RABU ABU. Beberapa tahun lalu, pernah saya tanyakan kepada anak-anak Sekolah Minggu, apa itu Rabu Abu. Mereka hampir serempak menjawab, “Dahi dikasih abu.” Yah, begitulah anak-anak. Tanda lahiriah yang kasatmata penting bagi mereka. Di zaman Alkitab juga banyak tanda-tanda lahiriah sepertu duduk di abu, mengoyak pakaian, menabur abu di kepala dan sebagainya. Semuanya menunjukkan baik kesedihan, duka cita ataupun pertobatan. Namun tanda lahiriah saja tidaklah cukup. Yang tampak dari luar seharusnya mencerminkan yang di dalam. Oleh karenanya Tuhan melalui Yoel memberi pengertian lebih dalam akan bagaimana seharusnya mewujudkan sebuah pertobatan, “Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya. “ (1 Maret 2017)

No comments:

Post a Comment