Pages
▼
Thursday, 16 April 2015
Gawai
GAWAI. Kompas beberapa hari lalu memakai kata ‘gawai’ sebagai terjemahan dari “gadget,” telepon pintar atau komputer genggam. Indonesia telah menjadi sorganya gawai dimana jumlah gawai yang beredar sudah melebihi jumlah penduduk. Gawai, selain dampak positif yang dihasilkan juga membawa dampak negatif yang cukup meresahkan, khususnya pada cara orang berelasi satu dengan lainnya. Seorang kawan mengatakan bahwa sekarang telekomunikasi begitu cepat, tapi toleransi begitu tipis. Di akhir tahun 80-an, suatu saat calon istri saya berkunjung ke Jakarta. Saya yang bertugas menjemput di Gambir terlambat beberapa waktu hingga stasiun sudah sepi. Saat bertemu saya menampilkan wajah bersalah, namun dia justru memasang wajah lega. Gawai zaman sekarang telah menyita ketentraman hati. Gawai telah menjadi begitu penting seolah tanpanya kita hilang makna. Berhala bangsa-bangsa adalah … buatan tangan manusia, kata Pemazmur. (16 April 2015)
No comments:
Post a Comment