Pages

Sunday, 4 January 2015

Usaha

USAHA. Sambil menunggu saat anak saya pulang bekerja, saya memasuki sebuah mal dekat tempat kerjanya. Tujuan utama adalah ke toilet sambil membeli sedikit makanan kecil untuk teman di jalan. Ketika berjalan balik menuju mobil saya melihat seorang Om mungkin sekitar 70an tahun umurnya melintas, menyeret sebuah kantong sampah hitam besar berisi banyak botol dan gelas plastik. Rupanya dia pengumpul plastik batinku. Om tersebut berhenti di sebuah tempat sampah dan mulai mencari benda plastik yang dapat diambil. Saya terus memandangi antara ingin meninggalkannya atau mengajaknya bicara. Akhirnya saya putuskan berbalik arah menuju ke Om tua tersebut. "Dijual ya Om?" Tanya saya. "Diolah." Jawabnya pendek. "Oh...dipakai sendiri ya sampah plastik ini kalau begitu?" "Iya. Disini dibuang-buang Om masih bisa pakai. Banyak yang marah sih kadang karena bau dan kotor. Tapi ya bisa buat hidup." Demikian Om tersebut mengakhiri ucapannya sambil tersenyum lebar dan melambaikan tangan. Ia buru-buru pergi ke tempat sampah yang lain. Kelihatannya Om tersebut hidup sendiri. Betapapun berat hidup menghimpit, kehidupan tetap harus berjalan. Si Om mengisinya dengan usaha dan kreativitas.

No comments:

Post a Comment