Pages
▼
Tuesday, 9 December 2014
Lega
LEGA. Di perumahaan saya tinggal, beberapa kali lewat anak-anak yang menjual gerabah atau cowet dengan dipanggul. Karena perjalanan dan beban yang lumayan berat anak tersebut sering menurunkan bebannya dan beristirahat di bawah pohon atau di teras ruko. Membaca pesan Sang Guru pagi ini, saya jadi berpikir, beban fisik seperti itu mudah sekali melepas dan menaruhnya agar badan jadi enteng. Lain halnya dengan beban mental. Saya menduga, orang yang membawa-bawa beban mentalnya kemana-mana bukannya tidak mau melepaskan dan meletakkan, tetapi "tidak tahu caranya". Dari pesan Sang Guru saya jadi belajar bahwa beban mental selain dibagikan kepada sahabat atau saudara yang dapat dipercaya, juga perlu diserahkan kepada Dia yang berkuasa memberi kelegaan. Dia sendiri yang mengundang saya dalam bacaan tadi pagi “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”
No comments:
Post a Comment