Pages

Thursday, 20 November 2014

Kenal

KENAL. Kata orang, tak kenal maka tak sayang. Semenjak ungkapan itu dipopulerkan mungkin sekitar tahun 70-an, banyak orang menggunakannya untuk mendorong orang mengenal lebih dekat, bukan hanya orang lain tetapi juga pelajaran atau buku-buku bacaan atau organisasi tertentu. Dalam perkembangannya, ungkapan itu juga diberlakukan juga dalam bidang kerohanian. Mengenal Allah lebih dekat sangat diperlukan, sebab tanpa itu, jangan-jangan kita juga tidak dikenal-Nya pada hari penghakiman nanti. Seseorang mengungkapkan keadaan tersebut dengan sangat tepat yang kalau di dalam bahasa Indonesia kira-kira berbunyi demikian:"engkau mengakui Aku sebagai jalan, namun engkau tidak pernah mengikuti-Ku. Engkau percaya Aku adalah terang namun engkau tidak melihat-Ku. Engkau menganggap Aku guru, namun engkau tidak menuruti Aku. Dan engkau mengakui Aku sebagai Tuhan tapi engkau tidak pernah melayani Aku. Oleh karenanya, jangan heran jika pada akhirnya nanti ternyata Aku sama sekali tidak mengenalmu."

No comments:

Post a Comment