Dalam ibadah malam natal lalu, saya diingatkan oleh sebuah cerita yang juga banyak beredar di internet. Terdapat beberapa lilin, dan satu persatu lilin itu mati. Tinggallah satu lilin terakhir yang tidak mati. Lilin itu adalah lilin “harapan”. Seorang anak yang ketakutan segera mendapat penjelasan dari lilin terakhir ini, bahwa selama masih ada harapan, tidak usah khawatir. Sebab lilin harapan ini mampu menyalakan lilin yang lain, lilin kasih, lilin iman dan lilin-lilin lainnya. Pengharapan memang memiliki kekuatan yang luar biasa. Namun bila pengharapan itu sendiri pupus, selesailah semuanya. Tidak ada hal yang dapat dibangun tanpa pengharapan.
Memang kehidupan tidak selalu mudah dan lancar. Tetapi selalu masih ada harapan untuk berubah. Pdt. Eka pernah berkata bahwa kehidupan itu bukan penuh dengan futilities tetapi penuh dengan possibilities. Betul sekali. Kemungkinan-kemungkinan ini dapat dinyatakan, dapat dicapai bila ada pengharapan. Jangan hanya menunggu, capailah harapan kita masing-masing dengan kreatif, penuh sukacita dan jangan lupa gunakan kesempatan yang ada, yang Tuhan sediakan bagi kita. Ingatlah bahwa kesempatan adalah salah satu berkat dari Tuhan sendiri untuk kita pakai.
No comments:
Post a Comment